BALI CLASIK CENTRE (BCC) BEAUTY IN BALI

                                         

                         Gambar

 

BALI CLASIK CENTRE (BCC) BEAUTY IN BALI

 

Tinjauan tertulis

       Bali Klasik Centre (BCC) lokasi di Ubud dan ini adalah Taman Wisata khusus dengan desain seni khusus penuh pandang Sawah, pemandangan sungai dan alam udara segar. Bali Klasik Centre (BCC) seperti yang kita disebut Bali Mini adalah salah satu taman wisata dan ini menjelaskan Baca lebih lanjut

Iklan
By Muhammad Fauzan Muttaqin Posted in informasi

“DEGRADASI MORAL UMAT ISLAM DI INDONESIA EFFEK DARI GLOBALISASI”

href=”https://muhammadfauzanmuttaqin.files.wordpress.com/2014/02/karikatur-by-chandra1.jpg”>Gambar

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

            Indonesia adalah negara yang memiliki penganut agama islam terbesar di dunia. Jumlah orang islam di Indonesia sendiri mencapai 205 juta jiwa atau 88,1 % jumlah keseluruhan penduduk Indonesia pada tahun 2010. Moral atau ahlak orang islam pada relitanya belum bisa terjaga dengan baik, terbukti dengan banyaknya kasus – kasus kejahatan di bumi pertiwi ini yang melakukan adalah kaum muslimin sendiri. Fenomena globalisasi yang telah merubah moral generasi muda yang semakin jelas terlihat. Nilai-nilai sosial yang dulu dijunjung tinggi kini perlahan mulai terkikis oleh kebudayaan “pop” yang menyebar dengan leluasa. Banyak diantara masyarakat yang tidak menyadari akan dampak-dampak globalisasi ini. Akibatnya dengan begitu mudah dampak negatif ini mengotori dan akan segera menggeser peradaban. Masyarakat awam cenderung menikmati globalisasi ini bukan sebagai kemajuan namun hanya kesenangan materi semata.

Remaja yang menjadi korban paling banyak dalam globalisasi ini. Gaya hidup “pop” yang mulai membudaya semakin memperburuk keadaan moral remaja. Sekarang ini, tawuran antar pelajar sudah menjadi berita yang biasa. Pornografi dan kekerasan yang mereka lakukan juga tak luput merupakan efek dari globalisasi ini. Canggihnya koneksi akses internet tanpa batas semakin mempermudah para remaja untuk terjangkit dampak negatif itu. Remaja saat ini juga lebih mementingkan penampilan semata. Mereka menjadi Baca lebih lanjut

By Muhammad Fauzan Muttaqin Posted in informasi

OBSERVASI SUMBER DAYA ALAM DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

“PABRIK PEMBUATAN BATU BATA”

 

            Batu bata merah merupakan salah satu bahan material sebagai bahan pembuat dinding. Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar sampai berwarna kemerah merahan. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan batu bata semakin menurun. Munculnya material-material baru seperti gipsum,bambu yang telah diolah, cenderung lebih dipilih karena memiliki harga lebih murah dan secara arsitektur lebih indah. Batu bata umumnya memiliki ukuran: panjang 17 – 23 cm, lebar 7 – 11 cm, tebal 3 – 5 cm. Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya).

            Siapapun tahu tentang batu bata meskipun bukan pekerja bangunan. Batu bata sangat akrab dengan kehidupan kita, berasal dari tanah liat yang dibentuk dengan cetakan berukuran tertentu kemudian dibakar.

            Yang tidak kalah penting dalam menjaga mutu dari dinding adalah spesi atau perekat antar bata. campuran yang baik akan menyebabkan dinding kita awet dan bisa bertahan terhadap resapan air dari tanah maupun air hujan. Semakin baik kualitas spesi yang digunakan untuk merekatkan bata semakin berkualitas pula dinding yang kita dapat.

            Batu Bata memiliki kwalitas yang bermacam – macam tergantung bahan yang dibuat serta media pembakarnya. Ada yang membakar menggunakan sekam ada pula yang menggunakan kayu bakar. Kwalitas pembakaran dengan kayu bakar memiliki grid yang lebih tinggi atau berkualitas lebih baik. Batu bata bisa juga berfungsi sebagai gewel, mempunyai nilai yang lebih ekonomis dari pada kita mengguakan kuda-kuda dari kayu. Dinding yang menggunakan bahan batu bata memiliki daya serap terhadap panas cukup baik sehingga terasa nyaman. Harganya yang relatif murah dan banyak tersedia menjadi pilihan terbaik sampai saat dewasa ini untuk bangunan rumah tinggal.

     Kelebihan & Kekurangan Batu Bata MerahBatu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Tidak semua tanah lihat bisa digunakan. Hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu. no 1.

Kelebihan dinding bata merah:
    – Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan.
   – Keretakan relatif jarang terjadi.
   – Kuat dan tahan lama.
   – Penggunanaan rangka beton pengakunya lebih luas, antara 9 – 12 m2.

Kekurangan dinding bata merah:
    – Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan batako dan bahan dinding lainnya.
    – Biaya lebih tinggi.Cara Pembuatan

Proses produksi batu bata merah, sebagai berikut:
            Tanah liat atau tanah lempung yang masih keras dicampur dengan abu sisa pembakaran bata dengan perbandingan 1:3, lalu disiram air secukupnya.
Setelah lunak diaduk dengan cangkul kemudian dimasukan kedalam mesin penggiling.
            Lempung yang telah lembut segera dicetak menggunakan mesin.
Setelah dicetak kemudian dikeringkan uap airnya selama sehari dalam oven pengering.
            Setelah uap air mengering kemudian batu bata merah setengah jadi tersebut dibakar dengan suhu lebih dari 1000 ° C (1800 ° F) didalam oven pembakar yang menggunakan berambut atau kayu bakar selama kurang lebih 5 hari.Sumber

Bahan baku batu bata
            Bahan baku batu bata adalah tanah liat atau tanah lempung yang telah dibersihkan dari kerikil dan batu-batu lainnya. Tanah ini banyak ditemui di sekitar kita. Itulah salah satu penyebab, batu bata mudah didapatkan. Adakalanya, kita melihat batu bata yang warna dan tingkat kekerasannya berbeda. Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan bahan baku tanah yang digunakan serta perbedaan teknik pembakaran yang diterapkan

Pengantar

Pada pabrik pembuatan batu bata yaitu

 Pabrik tersebut berdiri atas nama :

–                 Nama                 :  Bapak Sukirman

–                 Alamat               : Desa Purwodadi, Rt. 03, Rw. 02. Kecamatan Kembaran. Kabupaten Banyumas.

Rumah beliau jauh dari pabrik  yang berada Desa Karang tengah, Rt. 01, Rw. 01. Kecamatan Kembaran. Kabupaten Banyumas. Beliau memiliki tiga orang satu anak laki-laki dan dua orang perempuan. Beliau memiliki istri yang sehari-hari bekerja buruh sawah. Bapak Sukirman menjual batu batanya kepada pengepul atau biasanya ada pesanan, sedangkan istrinya bekerja disawah apabila ada yang membutuhkan kalau tidah ada menganggur.

 Pelaksanaan Observasi

Pelaksanaan Observasi yang saya lakukan bertepatan di pabrik batu bata Desa Purwodadi, Rt. 03, Rw. 02. Kecamatan Kembaran. Kabupaten Banyumas  pada tanggal 10 januari 2014, pukul 10.00 WIB. Alat yang digunakan untuk melakukan periapan wawancara Bapak Sukirman adalah sebuah alat tulis yaitu berupa buku dan pulpen, serta sebuah alat elektronok untuk merekam dan memfoto yaitu kamera.

 Sejarah

Menurut bapak sukirman selaku pemilik pabrik batu bata, awal mula berdirinya pabrik batu bata tersebut yaitu saat beliau masih berumur muda, beliau belajar dari orang tuanya yang juga berprofesi sebagai pembuat batu bata. Selama 7 tahun beliau membuat batu bata, dan kemudian beliau memutuskan untuk usaha sendiri. Setelah usahanya mulai dari tanah sewaan pada orang lama kelamaan pabrik batu bata(tobong) ini semakin lama semakin berkembang, lalu beliau berusaha untuk memajukan usahannya supaya lebih besar pendapatannya dengan memasang target perharinya dapat minimal 500 batang. Sekarang beliau memiliki pekerja 2 orang yang membantunya. Meskipun beliau sekarang menjadi pemilik beliau masih melakukan pencetakannya langsung agar menambah omset produksinya.

Pada daerah tempat pabrik batu bata Bapak sukirman sekarang ini, ada juga yang mendirikan pabrik batu bata, agak jauh akan tetapi beliau dan pemilik pabrik bata di wilayah tersebut membuat kelompok pedagang sehingga dalam menentukan harga sama.  Disekitar  lingkungan sekitar lingkungan pabrik sangatlah indah karena di persawahan jauh dari pemukiman. Pabrik ini sengaja di buat jauh dari pemukiman karena asap saat pembakaran sangat banyak. Dilihat dari sisi lingkungannya penenpatanya tepat dan pemanfaatan tanah yang ada sangatlah tepat dengan kriteria amdal (analsis dampak lingkungan).

 Hasil Observasi

Hasil wawancara yang saya lakukukan ditempat beliau yaitu pengaruh terhadap keluarganya adalah beliau bisa mensejahterakan keluarganya. Alasanya karena beliau bisa meneruskan pendidikan anak-anaknya sampai ke sma/smk, walaupun kedua orangtuanya hanya pembuat batu bata dan buruh sawah. Serta beliau bisa memajukan pabriknya sendiri karena bisa memproduksi batu bata dengan menarget satu harinya 600 batang tercetak. Sedangkan kesejahteraan bagi masyarakat sendiri yaitu dengan adanya pabrik  batu bata tersebut bisa mensejahterakan masyarakatnya karena Bapak Sukirman bisa memperkerjakan tetangganya yang menganngur untuk membatu beliau membuat batu bata. Sehingga pendapatan tersebut sangat membantu perekonomian mereka.

 

PROSES MEMBUAT BATA MERAH

PERALATAN YANG DI PERGUNAKAN 

-Alat cetak dari kayu atau besi.

– Bilah pembersih .

– Linggis.

– Bilah peralatan dari bambu.

– Ember.

– Cangkul.

– Sekop dan meja cetakan atau dingklik landasan.

– Tungku pembakar dan pupur ( pasir /debu ).

BAHAN -BAHAN YANG DI PERLUKAN 
   Bahan yang di perlukan untuk membuat bata merah sebagai berikut ,”
1. Tanah    

Bahan baku pembuatan batu bata merah adalah tanah dengan syarat- syarat: 
    – Kadar tanah liat 15 sampai 20 %.
    – Kadar campuran selain liat dan pasir tidak lebih 15mm/cm.
    – Kadar tanah campuran liat dan pasir 20 sampai dengan 65% .
    – Kadar air 25 sampai dengan 40 %.
Umumnya tanah semacam tersebut di atas terdapat di bawah sawah ,lereng-lereng bukit, tegalan dan pinggir-pinggir sungai atau saluran air,dan persawahan.

 
2. Serpihan bubuk kayu.(semakin kecil serbuknya semkin baik)

3. Abu dari kulit padi.

TATA CARA PEMBUATAN

PENGOLAHAN BAHAN BAKU/ TANAH LIAT 
 LANGKAH KE 1:
  Tanah yang di ambil dari lubang penggalian di siram dan di injak-injak samapai homogen bersatu dalam suatu tempat /bak.
LANGKAH KE 2:
  Tanah yang telah homogen bersatu di tempatkan di dekat tempat pencetakan dan di ambil sedikit dan di injak-injak hingga matang dan mengeluarkan minyak.

LANGKAH YANG KE 3:

 Setelah bahan baku matang ,maka bahan tersebut di kumpulkan dengan posisi menggunung dengan bagian bawah di ratakan dengan kaki dan pada seluruh permukaan nya di elus-elus dengan air guna menutup pori-pori nya sehingga aman terhadap hujan dan angin.

LANGKAH KE 4:
Kemudian tanah tersebut dibiarkan selama satu malam agar kematangan tanah benar – benar sempurna.

  TAHAP PENCETAKAN BATU BATA MERAH :
LANGKAH KE 1:
  Bahan baku (tanah) dan peralatan yang akan di gunakan dalam pembuatan batu bata di siapkan lebih dahulu.
 LANGKAH KE 2:

   Tanah yang akan di gunakan di gilas-gilas dan di bentuk bulatan-bulatan dengan ukuran 2 kali cetakan agar mudah menganbilnya.

LANGKAH KE 3:
    Cetakan dan alasnya ( dingklik papan ) di basahi dengan air kemudian di taburkan pasir halus / abu di sekeliling cetakan tidak melekat pada alat cetakan. 

 LANGKAH KE 4:
   Bulatan /gumpalan tanah di ambil kemudian di banting ke arah cetakan dan di usahakan cetakan tidak bergeser dan tanah tidak berhamburan.

 LANGKAH KE 5:
   Selanjutnya lebihan tanah di atas cetakan di serut dengan bilah perata (peteng) ,pisau atau dapat juga dengan potongan bambu sehingga permukaannya rata dan halus.

 LANGKAH KE 6:
   Cetakan di balik dan sambil mengetok-ketok bagian samping cetakan agar batu bata hasil cetakan akan tertinggal.

 LANGKAH KE 7 :
             Selanjutnya batu bata yang berada di atas papan di angkat dan di tempatkan di tempat pengeringan ,batu bata di tempatkan dengan posisi tebal dan panjang horizontal dengan tanah.

LANGKAH KE 8 :
            Batu bata di susun secara miring horizontal sejajar dan di biarkan selama dua hari sampai tiga hari ,hindari panas matahari secara langsung.
LANGKAH KE 9:
             Di susun lebih rapat lagi dengan jarak 2cm dan si susun berlapis -lapis hingga ketinggian kurang lebih 1meter ,pengeringan ini memakan waktu kurang lebih 10 hari.
LANGKAH KE 10:
             Pengeringan ini di lakukan sambil menunggu pembakaran ,di susun dalam pagar keliling atau di susun sejajar ke atas sebagai pengeringan ke atas ,susunan ini di maksudkan untuk mendapatkan angin dan penguapan.

            Untuk mengetahui kekeringan batu bata sebelum di bakar dapat di lakukan dengan cara mematahkan salah satu batu bata ,apabila permukaan patahan semua maka batu bata siap untuk di bakar.

PEMBAKARAN BATU BATA

            Untuk pembakaran batu bata di gunakan los tungku dan tungku bak dengan ukuran los tungku adalah 4x4x3 meterdan tungku bak adalah 3,5x 3,75 dan tebalnya 0,4 meter ,sehingga dapat menampung batu bata sebanyak 13,500.buah. Batu bata di susun sedemikian rupa dari tungku dilepo ,tetapi di taburi dengan pecahan-pecahan bata atau bongkahan-bongkahan tanah kecil dan sekam.
             Langkah selanjutnya adalah kayu di susun di mulut tungku, yang kecil di bawah yang  besar di bagian atas, penempatan nya berseling melintang dan membujur.
            Langkah kedua ,api di nyalakan dengan bantuan minyak tanah atau karet sisa sisa ban bekas selama 24 jam ,dan ditambahkan merang(kulit padi) di usahakan api tetap di mulut tungku agar hawa panas dari api dapat menghilangkan kadar air di dalamnya bata secara perlahan-lahan ,asap yang keluar berwarna putih pekat adalah asap uap air dari batu bata. 

       Langkah ketiga , setelah +-40 jam ,asap putih semakin menipis dan berganti dengan asap hitam (asap merang dibakar) pada saat ini tambahkan merang di atas batu bata hingga batu bata menjadi warna merah.

PENDINGINAN BATU BATA
        Pendinginan batu bata secara perlahan-lahan +- 40jam dengan cara membiarkan nya ,pembongkaran  dapat di lakukan pada suhu +- 60 derajat celcius dan di mulai dari samping atas atau bagian mulut tungku ke bawah secara perlahan -lahan dan hati-hati supaya terhindar dari pecah dan patah ,batu bata yang telah di bongkar ,di hitung dan di susun di pinggir jalan agar mudah dalam pengangkutan.

Hambatan

         Hambatan yang saya lakukan saat observasi dipabrik batu bata milik Bapak Sukirman adalah pada saat menyesuaikan waktu untuk pelaksanaan kegitan wawancara dengan kegiatan di kampus.

Analisis

        Menurut saran saya dengan adanya pabrik batu bata tersebut kita bisa menjaga dan membudidayakan budaya produksi batu bata karena sekarang sudah sedikit orang yang membangun rumah dengan batu bata. Menjadi tambahan pekerjaan untuk orang-orang pengangguran bisa sedikit teratasi. Membatu petani dalam meratakan tanah sawahnya.

        Sedangkan saran untuk Bapak Sukirman sendiri yaitu perbanyak produksi batu batanya dan campuran adonan tanahnya dimeratakan lagi. Serta Bapak Sukirman membuat penutup batu bata yang banyak, sehingga produksinya aman apabila terjadi hujan yang berdampak banyak orang-orang yang lebih tertarik untuk membelinya.

                                                                                       Kesimpulan

Batu bata terbuat dari tanah liat yang dibakar sampai berwarna kemerah merahan. Seiring perkembangan teknologi, penggunaan batu bata semakin menurun. Munculnya material-material baru seperti gipsum,bambu yang telah diolah, cenderung lebih dipilih karena memiliki harga lebih murah dan secara arsitektur lebih indah. Batu bata umumnya memiliki ukuran: panjang 17 – 23 cm, lebar 7 – 11 cm, tebal 3 – 5 cm. Berat rata-rata 3 kg/biji (tergantung merek dan daerah asal pembuatannya). Batu bata adalah bahan bangunan yang memiliki kelebihan yang lebih baik di bandingkan dengan yang lainnya diantaranya: Kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembol akibat air hujan, Keretakan relatif jarang terjadi, Kuat dan tahan lama, dan murah.

Referensi:

By Muhammad Fauzan Muttaqin Posted in informasi

“INDONESIA BEROBSESI”

Gambar

 

Negara terkaya di dunia.  Siapa yang tak kenal Indonesia? Negara yang terletak di antara dua benua dan dilewati oleh garis katulistiwa.  Hasil survai dan verifikasi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2012, diketahui bahwa Indonesia saat ini terdiri 13.000 pulau dari Sabang sampai Marauke. Sensus BPS 2010 indonesia memiliki 1.340 suku bangsa. Kekayaan alam Indonesia yang besarnya takternilai mulai dari barang tambang, minyak bumi, hutan, perkebunan, persawahan dll. Ini semua menjadi Baca lebih lanjut

By Muhammad Fauzan Muttaqin Posted in informasi